Program Jaringan

Prog.Jaringan (Proxy, Web, Mail, FTP, DNS) – Server

Halo senang berjumpa kembali untuk bisa posting kembaliūüėÄ

Kali ini saya akan membahas mengenai hal yang berkaitan dengan tugas kuliah mengenai Pemrograman Jaringan. Dalam dunia jaringan bagian-bagian yang akan saya jabarkan dibawah akan sangat bermanfaat dimana hal-hal tersebut akan saling berhubungan antara satu dengan yang lainnya. Baiklah untuk lebih jelasnya mari lihat penjelasan dibawah.

Check this outūüėÄ

A. PROXY SERVER

proxy server

Pengertian Proxy Server

Proxy server merupakan server yang digunakan untuk menyimpan data web yang pernah diakses oleh pengguna dan juga dimana server yang diletakkan antara suatu aplikasi client dan server yang saling terhubung. Halter sebut berguna untuk mengendalikan maupun memonitor lalu-lintas paket data yang melewatinya. Aplikasi client bisa berupa browser, client FTP, dan lainsebagainya. Untuk aplikasi server bisa berupa server web, server FTP dan lainsebagainya.  Manfaat dari proxy server adalah untuk mempercepat akses ke situs web.

Beberapa pengguna internet biasanya pernah mengakses situs informasi yang sama. Sebagai contoh, setiap pengguna selalu mengakses suatu situs, misalnya Yahoo!. Tanpa proxy, setiap pengguna harus melakukan akses langsung ke server Yahoo! di Amerika, pada informasi yang diambil sama. Dengan adanya proxy server, pengakses yang akan melihat halaman Yahoo! tidak perlu harus selalu mengakses secara langsung ke server tersebut (yang letaknya di Amerika), tetapi cukup melihat pada cache proxy server setempat (di Indonesia).

Manfaat Proxy Server

1. Meningkatkan Kinerja Jaringan
Kegunaan server proxy adalah untuk menyimpan data permintaan client. Jika seorang pengguna internet sudah pernah membuka situs yang sama, tidak perlu dihubungkan langsung pada situs sumbernya, tetapi cukup diambilkan dari simpanan server proxy. Dengan demikian, penggunaan bandwidth internet untuk koneksi langsung dapat berkurang.
2. Filter Permintaan
Server proxy menjadi filter terhadap situs yang boleh atau tidak boleh dikunjungi. Selain itu, server proxy juga dapat sebagai filter terhadap aplikasi client yang dapat menggunakan akses terhadap internet. Dalam hal ini server proxy berlaku sebagai filter terhadap gangguan internet.
Cara Kerja Proxy Server
Bagaimanakah proxy bekerja? Sebenarnya prinsip kerja proxy server sangatlah sederhana, saat user menggunakan layanan suatu proxy lalu meminta file atau data yang terdapat di public server (internet) maka proxy akan meneruskannya ke internet jadi seolah-olah proxy tersebut yang memintanya. Dan saat proxy server telah mendapatkan apa yang diminta oleh user, proxy akan memberikan respon kepada user jadi seolah-olah dialah public servernya.
Fungsi Utama Proxy Server
  1. Connection Sharing : Bertindak sebagai gateway yang menjadi batas antara jaringan lokal dan jaringan luar. Sehingga koneksi dari jaringan lokal ke internet akan menggunakan sambungan yang dimiliki oleh gateway secara bersama-sama.
  2. Filtering : Melindungi jaringan lokal terhadap gangguan atau serangan dari jaringan luar. Dapat dikonfigurasi untuk menolak situs web tertenu pada waktu-waktu tertentu.
  3. Caching : Menyimpan obyek-obyek yang merupakan permintaan dari para pengguna yang di dapat dari internet.

 

B. WEB SERVER

web server

Pengertian Web Server

Web server adalah software yang menjadi tulang belakang dari world wide web (www).  Web server menunggu permintaan dari client dengan menggunakan browser, kemudian memberikan hasil prosesnya berupa data yang diinginkan kembali ke Browser. dengan kata lain Web Server merupakan software yang memberikan layanan data yang berfungsi menerima permintaan HTTP atau HTTPS dari klien yang dikenal dengan browser web dan mengirimkan kembali hasilnya dalam bentuk halaman Рhalaman web yang umumnya berbentuk dokumen HTML.

Fungsi Web Server

Fungsi utama dari web server adalah untuk mentransfer atau memindahkan berkas yang diminta oleh pengguna melalui protokol komunikasi tertentu. Oleh karena dalam satu halaman web biasanya terdiri dari berbagai macam jenis berkas seperti gambar, video, teks, audio, file dan lain sebagainya, maka pemanfaatan web server berfungsi juga untuk mentransfer keseluruhan aspek pemberkasan dalam halaman tersebut, termasuk teks, gambar, video, audio, file dan sebagainya.

Pada saat anda ingin mengakses sebuah halaman website, biasanya anda mengetik halaman tersebut di browser seperti mozilla, chrome dan lain-lain. Setelah anda meminta (biasanya dengan menekan enter) untuk dapat mengakses halaman tersebut, browser akan melakukan permintaan ke web server. Disinilah web server berperan, web server akan mencarikan data yang diminta browser, lalu mengirimkan data tersebut ke browser atau menolaknya jika ternyata data yang diminta tidak ditemukan.

Cara Kerja Web Server

  • Web server, untuk berkomunikasi dengan client-nya (web browser) mempunyai protokol sendiri, yaitu HTTP (hypertext tarnsfer protocol).
  • Dengan protokol ini komunikasi antar web server dengan client-nya dapat saling dimengerti dan lebih mudah.
  • Format data pada world wide web adalah SGML(standar general markup language), Tapi para pengguna internet saat ini lebih banyak menggunakan format HTML (hypertext markup language) karena penggunaannya lebih sederhana dan mudah dipelajari.

 

C. MAIL SERVER

Mail Server 2

Pengertian Mail Server

Mail server adalah program yang bekerja menampung dan mendistribusikan email dalam suatu   jaringan. Mail server membuat kita bisa dengan mudah mengirimkan pesan, file ke mail yang berada di server lain pula. Mail Server merupakan suatu entitas berupa komputer yang bertindak sebagai sebuah server (penyedia layanan) dalam jaringan komputer / internet, serta memiliki fungsi untuk melakukan penyimpanan (storing) dan distribusi yang berupa pengiriman (sending), penjaluran (routing), dan penerimaan (receiving) e-mail.
Protokol yang umum digunakan antara lain protokol SMTP, POP3 dan IMAP. SMTP (Simple Mail Transfer Protocol) digunakan sebagai standar untuk menampung dan mendistribusikan email, sedangkan POP3 (Post Office Protocol v3) dan IMAP (Internet Mail Application Protocol) digunakan agar user dapat mengambil dan membaca email secara remote yaitu tidak perlu login ke dalam sistem shelll mesin mail server tetapi cukup menguhubungi port tertentu dengan mail client yang mengimplementasikan protocol POP3 dan IMAP.
Spesifikasi Mail Server
Mail Server yang kita buat ini menggunakan aplikasi Postfix, Courrier-IMAP, dan SquirrelMail. Setidaknya dengan aplikasi ini terpasang, maka mail server yang telah kita buat ini dapat berjalan dan menserve client dengan baik.
A. Postfix
Postfix adalah free open-source MTA yang meroute dan mendeliver email. Postfix ini lebih mudah untuk dikelola dibandingkan Sendmail MTA yang sudah banyak digunakan juga. Fitur-fitur Postfix:
  • ¬† ¬† Protocol Support
  • ¬† ¬† Junk Mail Control (SPF plugin, Zombie Blocker, etc)
  • ¬† ¬† Database Support (LDAP, MySQL, SQLite, Berkeley, PostgreeSQL)
  • ¬† ¬† Mailbox Support
B. Courrier-IMAP
Courrier MTA adalah server groupware yang dapat bekerja dan digunakan dalam protokol yang umum seperti ESMTP,IMAP, POP3, SSL dan HTTP. Courrier sendiri menyediakan ESMTP, IMAP, POP3 webmail service. Mail server Courrier sebaiknya digunakan pada OS berbasis Linux, BSD. Courrier-IMAP adalah kombinasi popular dengan server berbasis Qmail, Exim atau Postfix.
Mail server Courrier bisa menyediakan servis email untuk akun system operasi normal. Courrier juga bisa menyediakan servis email untuk aku email virtual yang diurus oleh LDAP, MySQL atau PostgreSQL database
C. Squirrelmail
Squirrelmail adalah sebuah aplikasi open-source yang menyediakan web-based email dan proxy server IMAP. Squirrelmail tersedia untuk semua platform yang mensupport PHP. Bisa digunakan pada semua platform.
Cara Kerja Mail Server
Cara kerja mail server dapat kita analogikan sebagai sebuah perusahaan pos yang bekerja mengantarkan surat yang dikirim oleh client dan juga menyimpan file dan mengorganisasikan pesan dari semua clientnya. Perusahaan ini terdiri dari tukang pos yang tugasnya mengantar pesan dan sebuah kantor yang mana kantor itulah pusat pengorganisasian mail yang keluar masuk server.

D. FTP SERVER

FTP Server

Pengertian FTP Server

File Transfer Protocol (FTP) adalah protokol yang berfungsi untuk tukar-menukar file dalam suatu network yang menggunakan TCP koneksi bukan UDP. Dalam FTP harus ada FTP Server dan FTP Client.
FTP Server adalah suatu server yang menjalankan software yang memberikan layanan tukar menukar file dengan selalu siap memberikan layanan FTP apabila mendapat request dari FTP client. Contoh aplikasi FTP server :
  • Proftpd
  • Vsftpd
  • Wuftpd
FTP Client adalah computer yang merequest koneksi ke FTP server untuk tukar menukar file. Jika terhubung dengan FTP server, maka client dapat men-download, meng-upload, merename, men-delete, dll sesuai dengan izin yang diberikan oleh FTP server. Contoh aplikasi FTP client :
  • CuteFTP, Wget
  • WsFTP
  • GetRight
  • AbsoluteFTP

Manfaat FTP

 

  • Kita dapat melakukan pertukaran file antar komputer dengan mudah, walaupun file tersebut memiliki ukuran yang besar
  • Bagi pemilik website, dengan adanya FTP, mereka dapat melakukan backup website mereka dengan mudah
  • Kita dapat melakukan indirect maupun implicit remote computer
  • FTP menyediakan transfer data yang reliable dan efisien

 

Keamanan FTP

FTP sebenarnya tidak aman dalam mentransfer suatu file karena file dikirimkan tanpa di-enkripsi terlebih dahulu tetapi bila menggunakan SFTP (SSH FTP) yaitu FTP yang berbasis pada SSH atau menggunakan FTPS (FTP over SSL) sehingga data yang akan dikirim dienkripsi terlebih dahulu.

Cara Kerja FTP

Satu-satunya metode yang digunakan oleh FTP adalah metode autentikasi standar, dimana diperlukan username dan password untuk mengakses data-data yang ada pada FTP server.

Pengguna yang terdaftar (memiliki username dan password) memiliki akses penuh pada beberapa direktori-direktori beserta file-file yang ada di dalamnya sehingga pengguna yang terdaftar tersebut dapat membuat, menyalin, memindahkan atau bahkan menghapus direktori-direktori tersebut.

Untuk cara kerjanya, terlebih dahulu FTP client harus meminta koneksi kepada FTP server, jika sudah terhubung dengan FTP server maka FTP client dapat melakukan pertukaran data seperti upload dan download data.

E. DNS SERVER

DNS Server

Pengertian DNS Server

DNS adalah sebuah aplikasi service di internet yang menerjemahkan sebuah domain name ke IP address dan salah satu jenis system yang melayani permintaan pemetaan IP address ke FQPN (Fany Qualified Domain Name) dan dari FQDN ke IP address. DNS biasanya digunakan pada aplikasi yang berhubungan ke internet sererti Web Browser atau e-mail, Dimana DNS membantu memetakan host name sebuah computer ke IP address. Selain digunakan di internet DNS juga dapat di implementasikan ke private network atau internet.

Fungsi Sistem DNS

  • Menerjemahkan nama-nama host(hostnames) menjadi nomor IP(IPaddress) ataupun sebaliknya, sehingga nama tersebut mudah diingat oleh pengguna internet
  • Memberikan suatu informasi tentang suatu host keseluruh jaringan internet.

Keunggulan DNS

  • DNS sangat mudah karena user tidak lagi direpotkan untuk mengingat IP address sebuah computer cukup hostname (nama Komputer).
  • Konsisten, IP address sebuah computer boleh berubah tapi hostname tidak berubah.

Cara Kerja DNS

Untuk menjalankan tugasnya, server DNS memerlukan program client yang bernama resolver untuk menghubungkan setiap komputer user dengan server DNS.

Program resolver yang dimaksud adalah web browser dan mail client. Jadi untuk terhubung ke server DNS, kita perlu menginstall web browser atau mail client pada komputer kita.

 

Dari gambaran di atas, kita bisa sedikit mendeskripsikan cara kerja server DNS sebagai berikut :

  1. DNS resolver melakukan pencarian alamat host pada file HOSTS. Jika alamat host yang dicari sudah ditemukan dan diberikan, maka proses selesai.
  2. DNS resolver melakukan pencarian pada data cache yang sudah dibuat oleh resolver untuk menyimpan hasil permintaan sebelumnya. Bila ada, kemudian disimpan dalam data cache lalu hasilnya diberikan dan selesai.
  3. DNS resolver melakukan pencarian pada alamat server DNS pertama yang telah ditentukan oleh pengguna.
  4. Server DNS ditugaskan untuk mencari nama domain pada cache-nya.
  5. Apabila nama domain yang dicari oleh server DNS tidak ditemukan, maka pencarian dilakukan dengan melihat file database (zones) yang dimiliki oleh server.
  6. Apabila masih tidak ditemukan, pencarian dilakukan dengan menghubungi server DNS lain yang masih terkait dengan server yang dimaksud. Jika sudah ditemukan kemudian disimpan dalam cache lalu hasilnya diberikan.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s