upload1

Desain Pemodelan Grafik : Pemodelan Geometris

Pemodelan geometris adalah cabang dari matematika terapan dan komputerisasi geometri yang mempelajari metode dan algoritma untuk mendeskripsikan bentuk secara matematis. “Geometric modeling is a branch of applied mathematics that studies the geometry and computerized methods and algorithms to describe shapes mathematically.”

Bentuk yang dipelajari dalam pemodelan geometris biasanya antara lain bentuk dua atau tiga dimensi, meskipun banyak alat-alat dan prinsip-prinsip yang dapat diterapkan untuk setiap set berdimensi selanjutnya. Teknik pemodelan geometri juga merupakan variabel mendasar dari aplikasi teknologi virtual set. Saat ini kebanyakan pemodelan geometris dapat dilakukan oleh komputer dan ke komputer berbasis aplikasi. “Forms studied in geometric modeling typically include two or three-dimensional form , although many of the tools and principles that can be applied to any set of dimensionless next. Geometry modeling technique is also a fundamental variable of technological applications of virtual sets. Currently most geometric modeling can be done by computer and computer -based applications.” Model geometris biasanya dibedakan dari model prosedural dan berorientasi objek, yang menentukan bentuk implisit oleh algoritma yang menghasilkan penampilan buram. Mereka juga kontras dengan gambar digital dan model volumetrik yang mewakili subset dari bentuk baik sebagai partisi biasa ruang, dan model fraktal yang memberikan definisi rekursif tak terbatas formulir. Namun, perbedaan ini sering kabur: misalnya, gambar digital dapat diartikan sebagai seperangkat kotak berwarna, dan bentuk geometris seperti lingkaran didefinisikan oleh persamaan matematika implisit. Juga, model menghasilkan model parametrik fraktal atau implisit ketika definisi rekursif dipotong dengan kedalaman terbatas. Geometric models are usually distinguished from procedural and object-oriented models , which determine the shape implicitly by the algorithm that generates opaque appearance . They also contrast with digital images and volumetric models that represent a subset of the form of either a regular partition space , and fractal models that provide an infinite recursive definition of the form. However , this distinction is often blurred : for example , a digital image can be interpreted as a set of colored squares and geometric shapes like circles implicitly defined by mathematical equations . Also , the model produces a parametric model of fractal or recursive definition implicitly when cut with limited depth.” Transformasi dari suatu konsep (atau suatu benda nyata) ke suatu model geometris yang bisa ditampilkan pada suatu komputer : – Shape/bentuk – Posisi – Orientasi (cara pandang) – Surface Properties / Ciri-ciri Permukaan (warna, tekstur) – Volumetric Properties / Ciri-ciri volumetric (ketebalan/pejal, penyebaran cahaya) – Lights/cahaya (tingkat terang, jenis warna) “The transformation from a concept ( or a real object ) into a geometric model that can be displayed on a computer : – Shape / form – Positions – Orientation ( point of view ) – Surface Properties / Surface characteristics ( color , texture ) – Volumetric Properties / Characteristics volumetric ( thickness / solid , light spread ) – Lights / light ( light levels , kinds of color )” Pemodelan Geometris yang lebih rumit : Jala-Jala segi banyak: suatu koleksi yang besar dari segi bersudut banyak, dihubungkan satu sama lain. Bentuk permukaan bebas: menggunakan fungsi polynomial tingkat rendah. CSG: membangun suatu bentuk dengan menerapkan operasi boolean pada bentuk yang primitif. “Geometric modeling is more complicated : Jala – Jala polygons : a large collection of many angular terms , linked to each other . The shape of the free surface : using low-level polynomial function . CSG : build a form by applying boolean operations on primitive shapes.” Elemen-elemen pembentuk grafik geometri : – Titik – Garis – Polygon – Kurva – Lingkaran “The elements forming the geometry chart : – point – Outline – Polygon – curve – Circle” Elemen-elemen pembentuk grafik warna : 1. Sistem visual manusia 2. Kubus warna RGB (sistem koordinat R,G,B sebagai axes) 3. Model warna C,M,Y 4. True Color 5. Indexed color 6. High Color “The elements forming the color chart : 1. The human visual system 2. RGB color cube ( coordinate system R , G , B as axes ) 3. Model color C , M , Y 4. True Color 5. Indexed color 6. High Color” Teknik Geometris secara: 1. The Hack 2. The Good 3. Splines 4. Implicit Surfaces 5. Subdivision Surfaces 6. The Gracefully Degraded Perbedaan Grafik 3D dan 2D Bentuk sederhana dari grafik komputer ada 2 yaitu : 1. Grafik komputer 2 Dimensi Biasa disebut dengan 2D atau bidang adalah bentuk dari benda yang memiliki panjang dan lebar. Grafik 2 Dimensi merupakan teknik penggambaran yang berpatokan pada titik koordinat sumbu x (datar) dan sumbu y (tegak). Agar dapat tampil dengan sempurna, gambar yang akan ditampilkan dengan teknik ini harus memiliki nilai koordinat x dan y minimum 0 dan maksimum sebesar resolusi yang digunakan. “Commonly referred to as 2D or field is the shape of the object that has length and width . Figure 2 Dimensions of an imaging technique which is based on the coordinates of the x-axis ( flat ) and the y-axis ( vertical ) . In order to perform perfectly , the image will be shown with this technique should have a value of x and y coordinates of a minimum of 0 and a maximum of resolution used.” 2. Grafik komputer 3 Dimensi Biasa disebut 3D atau adalah bentuk dari benda yang memiliki panjang, lebar, dan tinggi. Grafik 3 Dimensi merupakan teknik penggambaran yg berpatokan pada titik koordinat sumbu x(datar), sumbu y(tegak), dan sumbu z(miring).Representasi dari data geometrik 3 dimensi sebagai hasil dari pemrosesan dan pemberian efek cahaya terhadap grafika komputer 2D. Tiga Dimensi, biasanya digunakan dalam penanganan grafis. 3D secara umum merujuk pada kemampuan dari sebuah video card (link). Saat ini video card menggunakan variasi dari instruksi-instruksi yang ditanamkan dalam video card itu sendiri (bukan berasal dari software) untuk mencapai hasil grafik yang lebih realistis dalam memainkan game komputer. “Commonly called 3D or is the shape of the object that has length , width , and height . Figure 3 Dimensions is an imaging technique that based on the x-axis coordinate point ( flat ) , the y-axis ( vertical), and z-axis ( tilted ) .Representasi of 3 -dimensional geometric data as a result of the processing and delivery of light effects to 2D computer graphics . Three Dimensional , normally used in the handling of graphics . 3D in general refers to the ability of a video card ( link) . Currently the video card uses a variation of instructions embedded in the video card itself ( not from the software ) to achieve a more realistic result graphs in playing computer games.” Sumber (Source) : http://no21reason.blogspot.com/2011/10/pemodelan-geometris-2d.html http://ariyantidwiastuti.blogspot.com/2014/10/desain-pemodelan-grafik-pemodelan.html http://moch-ryan.blogspot.com/2013/11/pemodelan-geometris.html http://royanggara.wordpress.com/2011/10/29/pemodelan-geometris-2d3d/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s